Skip to content

City of Army

June 19, 2011

City of Army

Meski tidak semasyhur Shanghai dan Beijing, Xian pernah memainkan peran penting sebagai markas kaisar pertama Cina. Ribuan patung tentara yang terkubur di situs Terracotta Army menjadi bukti kebesaran kekuasaannya di masa lalu. Trinity mengunjunginya.

Begitu menjejakan kaki di luar stasiun kereta, saya langsung berdecak kagum melihat tembok kuno setinggi 12 meter berwarna keabu-abuan yang berdiri anggun di antara ribuan orang yang lalu-lalang memulai hari. Inilah Xian, kota kuno megah di perlintasan rute legendaris Jalan Sutra. Entah mengapa, saya langsung jatuh hati pada Ibukota Provinsi Shaanxi ini.

Usai check-in, saya langsung menuju Bell Tower, simbol kota yang ditetapkan sebagai titik nol kilometer. Dibangun pada 1384 di zaman Dinasti Ming, menara setinggi 36 meter ini tepat berada di tengah lalu lintas yang ramai. Kondisinya masih baik walau bertahun-tahun disembur asap knalpot.

Tak jauh darinya berdiri Drum Tower setinggi 34 meter yang dibangun pada 1380. Di dalamnya terdapat Museum Drum yang mengoleksi drum-drum Cina berusia ribuan tahun. Saya melewati keduanya melalui jalan di bawah tanah yang terkoneksi ke pusat perbelanjaan. Lucu juga. Dua zaman yang terpisah ratusan tahun terhubung oleh beberapa anak tangga.

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: